Rohmad Hidayat's Blog

Icon

My Notes on Mobile Technology, Python GUI, Python Web Framework, Software Development, Database, Server, Embedded System, Mini Computer

Kenapa python lagi?

rencananya program ini pakai apa mas? , rencananya pakai python pak, soalnya implementasi akan jauh lebih mudah, pengembangan ke depan juga jauh lebih fleksibel. begitulah percakapan saya dan bapak peneliti. sudah sering kali saya menjawab dengan kalimat itu, kadang sempat juga berfikir terbalik dengan mempertanyakan kembali pikiranku, apa harus python lagi? kenapa nda yang lain?. Aneh memang, tapi dari beberapa hasil searching, saya dapatkan banyak implementasi project-project ber nuansa sains, matematik menggunakan python. misalnya http://www2.warwick.ac.uk/fac/sci/moac/currentstudents/peter_cock/python/heatmap/
yang berisi aplikasi python untuk biotechnology, http://python.genedrift.org/ berisi tentang aplikasi python untuk genetika. Belum lagi kita bisa mengakses R System ( sebuah software matematika statistik seperti matlab/SPSS) melalui python melalui Rpy. Hal ini menjanjikan nuansa analisis dalam aplikasi yang akan kita kembangkan. Ada hal yang menaraik, ketika kita implementasikan python setidaknya kita akan punya minimal 2 cara akses yaitu melalui shell dan aplikasi itu sendiri. ini sangat cocok untuk aplikasi scientific yang membutuhkan fleksibilitas tinggi. Jika mengingikan kita dapat membuat GUI menggunakan WxPython, PyQT dan sebagainya. Namun semuanya tetap kembali pada ‘orangnya’, istilah kerennya adalah man behind the gun.

pendapat seseorang tidaklah mungkin benar 100%, begitupula jawaban pertanyaan sesuai judul tulisan ini. karena memang dunia ini tidaklah deterministik, sebagaimana fisikawan klasik menguntai perhitungannya. setidaknya penggunaan bahasa pemrograman disesuaikan dengan apa yang akan diminta outputnya. yang paling cocok adalah yang bisa diimplementasikan secara simpel, applicabel dan bisa dikembangkan dalam berbagai platform software secara mudah dengan konsep re-usable code.

Advertisements

Filed under: Catatan Lepas

4 Responses

  1. Winnu Ayi says:

    lam kenal…

    wow… python…
    sudah terbukti kehebatannya… GOOGLE!

    btw, nanya dunk… aplikasi desktop di windows dengan GUI, kyk WxPython, PyQT itu free tidak? karena, realnya gw gk suka Visual Studio .NET, terlalu mainstream….

    dan last question dunk…. gw punya engine C… terus mo bikin GUI dengan Python bisa tak? jadi glue?

    baru nyampe blog, langsung dicecar pertanyaan teknis…
    hehehe….

  2. rohmad says:

    WxPython, PyQT, PyhCARD,…etc semua setahu saya free. bisa downlaod do internet. kalo yg paling simpel, tanpa perlu tambahan modul pake Tk Inter, sekali install python jalan dia. kalau yg lain perlu instal modul2nya.

    masalah mengakses engine C, misal mengakses fungsi2 yg udah kita buat, bisa sekali mas…..karena python memang didesain menjadi GLUE bahasa C untuk menunjang kecepatannya. selain itu juga bisa konek dengan JAVA, pake JyTHON…begitu…lanjuttttt

  3. rian says:

    Mantabs bgt bca pengalamannya, saya newbie nich, mohon bimibingannya.. di tunggu sarannya di email pak bozz 😀 nuhun.. “bahasa sunda : ‘Terimakasih'”

  4. rohmad says:

    nuhun juga mas.,,,saya tunggu saling berbagi ilmunya ya…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s

%d bloggers like this: