Rohmad Hidayat's Blog

Icon

My Notes on Mobile Technology, Python GUI, Python Web Framework, Software Development, Database, Server, Embedded System, Mini Computer

Berawal dari tebakan sampai Teori String (Grand Unified Theory cand)

Hari Selasa, tepatnya tanggal 14 oktober 2009, saya  mendapat tebak-tebakan dari seorang dosen. jika x.y=2, dengan x=y dan x ,y ≠ ±√2. berapakah x?

dengan mengerahkan apa yang saya bisa, saya coba memecahkannya. jika kita selesaikan dengan domain bilangan riil, tentulah dia akan menghasilakan nilai ±√2. sudah pasti. nah, untuk memecahkan kita mencoba mengubah domain berpikir kita menjadi matriks, trigonometri sesuai aljabar masing-masing. nah, kebetulan dengan menganggap x,y adalah matrik maka berlakulah aljabar matrik. sehingga bisa dilakukan

andaikan ada matrik x=y=1î+1j, yang berarti adalah vektor 2 dimensi. maka jika kita kenakan operasi x.y hasilnya adalah 2. sebuah tebankan yang menarik sekali.

iseng-iseng mencoba melakukan verifikasi di wikipedia tentang operasi matrik, ternyata operasi benar. sedikit saya coba membuka kembali  fisika matematika ini ada garis merah diantaranya, matriks adalah bentuk general dari skalar, kemudian bentuk general dari matrik adalah tensor. dalam tensor matrik dibuat lebih umum dengan mampu mengadopsi rank yang l;ebih tinggi. atau bisa difahami dimensi yang lebih tinggi.

begitupula dengan teori mekanika, gravitasi dan seluruh hukum dasar alam semesta ini, semua mengarah ke solusi umum, menganut pemikiran A. Einstein, hukum yang berlaku bagi materi mikro akan berlaku pula dalam skala makro. inilah yang disebut dengan grand unified theory atau theory of everything. berawal dari newton yang menemukan differensial kalkulus yang memicu lahirnya mekanika newton yang kemudian menuai sukses dengan mampu menjelaskan pergerakan materi sampai ke planet. sungguh hal yang menakjubkan, karena teori ini berlaku lebih dari 300 tahun lamanya.

kemudian lahirlah einstein, seorang pemuda yang lahir di ulm jerman dengan ayah seorang mekanik elektrik. dia berpikir lebih gila lagi, yaitu menemukan teori relativitas dengan memasukkan unsur waktu dalam ruang, sehingga mau tidak mau geometri alam ini harus diubah menjadi berdimensi 4. harus ada teori matematika yang mampu menaungi ruang berdimensi lebih dari 3, untunglah hal itu sudah dikerjakan oleh Rieman dengan geometrinya.

Kemudian teori rleativitas einstein mulai mengusik gravitasi dan mekanika yang ternyata mampu menyelesaikan masalah mekanika dan gravitasi lebih umum, relativitas einstein ‘mencaplok newton’. mekanika newton adalah kasus khusus dari mekanika einstein.

lebih gilanya lagi einstein berniat menggabungkan semua dalam satu teori yang kemudian gagal diwujudkannya sampai beliau meninnggal. The Unfinished Einstein Symphony, begitulah majalah Time mengangkat judul. dlam perkembangannya muncul teori baru yang sampai sekarang belum bisa dibuktikan secara mantap, eksperimen namun memiliki prospek cerah sebagai kandidat Super Theory tsb.  teori itu adalah string theory yang dikembangakan oleh ilmuwan cambridge yg dipelopori oleh Richard Feynman. dalam teori ini ruang akan memiliki dimensi 10. hampir tidak terbayangkan. tapi, itulah matematika kadang kita tidak perlu membayangkan secara riil, imajinasikan dan hitung, begitu kata Feynman.

The World in the String, dunia ini disusun dari string. aneh tapi sangat menantang imajinasi…begitu menarik. tapi kita tunggu apakah teori string menjadi Grand Unified Theory?, karena pro dna kontra selalu ada. implikasi riil bagi kita adalah mempelajari tool matematika yang akan di gunakan dalam teori string ini yang tentu saja barum seperti saaat einstein menemukan teori relativitas yang memaksa kita mempelajadi lebih banyak geometri differensial, Tensor.

salam RHD

Advertisements

Filed under: Physics, Science

2 Responses

  1. Adiba Karlen says:

    Ide:
    1. Alam semesta adalah dimensi,materi,energi, dan mungkin memiliki atribut lain
    2. Semua unsur itu adalah sesuatu yang satu
    3. Sesuatu yang satu itu bisa partikel atau sesuatu yang lain yang menyusun semuanya
    4. Sesuatu yang satu itu keberadaannya relatif ( ada itu tidak ada; tidak ada itu adalah ada )

  2. Adiba Karlen says:

    5. Yang menghasilkan sesuatu yang satu itu tadi pastinya adalah tuhan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s

%d bloggers like this: